Testimoni S Lutena (Super Lutein): Problem Pencernaan, Berat Badan Bertambah, Vitalitas, Mata Minus Turun

Video tersebut berkisah tentang S Lutena (super lutein) membantu menyembuhkan sakit problem pencernaan, recovery pasca kecelakaan, bertambahnya vitalitas, dan mata minus yang turun setelah menggunakan S Lutena. Direkam secara live saat presentasi S Lutena di Kantor Naturally Plus Jakarta. Semoga bermanfaat. :)

S LUTENA (SUPER LUTEIN) SEMBUHKAN PEMBENGKAKAN JANTUNG, ASMA AKUT, SAKIT SENDI, DAN MATA SILINDER. Kesaksian Bpk. Harsanto Liem dari Bekasi:

S LUTENA (SUPER LUTEIN) SEMBUHKAN PEMBENGKAKAN JANTUNG, ASMA AKUT, SAKIT SENDI, DAN MATA SILINDER.

Kesaksian Bpk. Harsanto Liem dari Bekasi:

Gambar

“Mama saya (71 tahun) didiagnosa mengalami masalah pembengkakan jantung, dokter menyarankan operasi. Biayanya sekitar Rp.150jt.

Tetapi atas rekomendasi dari Pak Budiman, saya coba belikan 1 botol utk mama saya dan minta beliau minum 3x3kapsul / hari.

Awalnya minum, terasa reaksi detox, muncul rasa nyeri pada sendi, lalu sakit kepala, dan rasa tidak nyaman lainnya. Untung sebelumnya sudah diberitahukan bahwa akan ada reaksi pemulihan semacam itu, jadi mama saya mau terus meminumnya.

Setelah 1 bulan, mama saya bilang bahwa tubuhnya terasa lebih sehat dan segar, tidak lemas lagi. Badan jadi enteng, seperti baru terlepas dari beban yang sangat berat.

Puji Tuhan, sampai sekarang mama saya tetap sehat dan tidak perlu lagi dioperasi!

Kakak saya yang tinggal di Cimanggis juga saya sarankan minum S LUTENA. Juga dengan dosis awal 3×3 kapsul / hari.

Katanya tanpa disadari, sekarang dia sudah tidak perlu memakai kacamata lagi. Padahal mulanya, kakak saya ada silinder 1 3/4.

Selain itu rekan bisnis saya ada yang menderita asma akut, setiap hari harus pakai inhealer. Saya sarankan minum S LUTENA 3×3 kapsul / hari selama seminggu.

Tetapi baru minum 5 hari, ia sudah tidak perlu inhealer lagi! Dan kaki kirinya yang semula sakit, tidak bisa ditekuk, sekarang sudah dapat ditekuk kembali.

S LUTENA memang dahsyat!”

Harga 1 botol Rp 1.350.000.

Pemesanan hub. 0877 3816 4417

S LUTENA PALSU???

Perihal tentang SUPER LUTEIN diSingapura, Malaysia, dan Indonesia

Saat ini, SUPER LUTEIN sudah terjual di Singap ura, Malaysia, dan Indonesia dengan masing-masing nama SUPER LUTEIN, S.LUTEIN, dan S.LUTENA. Karena persyaratan registrasi produk yang berlaku di setiap negara tersebut berbeda, maka produk yang sama dijual dengan nama-nama produk yang berbeda. Namun demikian, dari segi berat bersih, komposisi, dan lain-lain, semua tiga versi tersebut adalah produk Naturally Plus asli. Yakinlah keaslian dari versi produk tersebut.

s lutena asli

 

Informasi lebih lanjut silakan kunjungi http://www.naturally-plus.com/id/id/news/20121025A.html

Kanker Leukemia Sembuh Menggunakan S Lutena (Super Lutein)

Tanggal 19 Februari 2012 yang lalu, tiba-tiba mitra kami di Balikpapan menyapa melalui pesan YM (Yahoo Messenger). Beliau stockis/agen suplemen anti kanker dari buah manggis. Ceritanya begini, anaknya yang baru berusia 17 tahun menderita leukemia (kanker darah) sejak 11 bulan yang lalu. Sekarang sudah masuk tahap stadium II. Setelah diberi suplemen tersebut, banyak perubahan. Tapi masih tetap lemas, pucat, dan harus masuk rumah sakit untuk tambah darah. Setelah beberapa hari opname di rumah sakit, melalui searching di internet, ibunya menemukan suplemen anti kanker S LUTENA (SUPER LUTEIN) dari Jepang. Begitu produk pesanan datang, malam harinya langsung diminumkan. Yang mengejutkan, besok paginya cek darah sudah normal. Dokter terkejut dan heran. Akhirnya dokter membolehkan anak tersebut pulang dari rumah sakit. Baca Selanjutnya

Super Lutein (S Lutena) Sembuhkan Mata dari Kebutaan

Kisah Mr. Zhang Ming Faat (張明法) – Member Naturally Plus Taiwan:

“Tahun ini (2007), saya memasuki usia 81 tahun. Saya seorang pendeta, dan telah bekerja sebagai seorang Pendeta selama 50 tahun. Bulan Juli tahun ini, saya diminta isteri untuk minum suplemen Super Lutein (S Lutena). Tetapi sebelum mengkonsumsi, saya disuruh test mata terlebih dulu. Saat itu saya baru menyadari bahwa mata kiri saya ternyata hampir nyaris buta. -Baca Selanjutnya>